Ingin mendaki Papandayan??...baca tips sederhana berikut ini.......
Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat, dengan ketinggian 2.622 meter di atas permukaan laut (mdpl) bisa menjadi salah satu pilihan tempat pendakian.
Pendaki dari Jawa Barat dan Jakarta bisa mengunjunginya pada akhir pekan mengingat jalur pendakian yang tak terlalu panjang dan tak memakan waktu yang lama.
beberapa waktu lalu, 20-21 Februari 2014 sempat mendaki gunung yang memiliki padang bunga edelweiss bernama Tegal Alun itu. Berikut tips mendaki Gunung Papandayan.
Transportasi
Saat berangkat dari Jakarta maupun Bandung juga sekitarnya, hal yang perlu diperhatikan adalah transportasi. Pendaki harus terlebih dahulu menuju Terminal Guntur Garut untuk melanjutkan perjalanan menuju kaki gunung.
Dari Terminal Guntur Garut, pendaki masih harus menggunakan dua moda transportasi untuk mencapai titik awal pendakian di Gunung Papandayan. Pertama menuju pertigaan Pasar Cisurupan dan kemudian lanjut ke arah Camp David. Camp David merupakan titik awal sebelum melakukan pendakian.
Dari Terminal Guntur Garut, pendaki bisa menggunakan angkutan kota berjenis minibus tujuan Pasar Cisurupan. Jika tak menyewa, harga yang dibutuhkan adalah Rp 13.000 sampai pertigaan Pasar Cisurupan tetapi jika menyewa angkutan tersebut pada malam hari, harga yang ditawarkan adalah Rp 20.000.
Perjalanan dari Terminal Guntur Garut ke pertigaan Pasar Cisurupan ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam. Kemudian, dari pertigaan Pasar Cisurupan, moda transportasi yang bisa digunakan adalah ojek motor dan juga mobil pikap.
Untuk ojek motor, moda transportasi ini tersedia hingga pukul 17.00 WIB dan bertarif sekitar Rp 20.000 - Rp 25.000. Sementara, mobil pikap harus berisi 16 orang dan bertarif per orang yakni Rp 20.000.
Perjalanan dari pertigaan Pasar Cisurupan sampai titik awal pendakian ditempuh sekitar 30 menit.
Logistik pendakian
Makanan adalah hal yang perlu disiapkan ketika mendaki gunung. Jika ingin mendaki Gunung Papandayan, pendaki bisa membeli bahan makanan di Pasar Cisurupan maupun toko serba ada di dekat pasar.
Usahakan untuk tetap membeli lauk pauk bergizi untuk modal energi pendakian walaupun di pos-pos pendakian terdapat warung yang menawarkan makanan. Di warung-warung tersebut, hanya menyediakan makanan-makanan ringan seperti mie instan, kopi, teh, dan juga gorengan.
Pakai sepatu
Sandal gunung bisa menjadi alternatif alas kaki ketika mendaki gunung. Namun, lebih disarankan untuk menggunakan sepatu yang menutupi mata kaki agar kenyamanan dan keselamatan lebih terjaga.
Di awal pendakian Gunung Papandayan, medan yang ditemui adalah aneka ukuran bongkahan batu yang licin dan tajam. Selain itu, beberapa jalur berkontur tanah gembur. Penggunaan sepatu akan melindungi kaki dari ancaman tergores dan juga membantu mencengkeram tanah.
Gunakan masker
Gunung Papandayan adalah gunung yang masih aktif memproduksi gas belerang di kawah. Saat melintasi awal medan pendakian yakni Camp David menuju Puncak Kawah, terdapat gas belerang yang bisa terhirup. Gunakanlah masker dari kain atau buff.
Hindari berjalan di tengah kabut
Salah satu daya tarik Gunung Papandayan adalah berfoto di Hutan Mati. Pohon-pohon yang mati karena terkena letusan Gunung Papandayan.
Salah satu daya tarik Gunung Papandayan adalah berfoto di Hutan Mati. Pohon-pohon yang mati karena terkena letusan Gunung Papandayan.
Di sana, kabut kerap turun dan menghalangi pandangan mata. Hindari berjalan di tengah kabut saat berada di Hutan Mati karena akan rawan tersasar akibat kabut yang menghalangi dan medan yang homogen.
Mata Air
Ketika mendaki Gunung Papandayan, tak perlu khawatir kekurangan air bersih maupun air minum. Jika kekurangan air, pendaki bisa mengisi ulang di pos-pos pendakian seperti Pos Pundak Kawah, Pos Persimpangan Pondok Salada-Hoberhout, dan juga Pondok Salada. Jika ingin membeli, di pos-pos tersebut juga menyediakan air mineral.
Ketika mendaki Gunung Papandayan, tak perlu khawatir kekurangan air bersih maupun air minum. Jika kekurangan air, pendaki bisa mengisi ulang di pos-pos pendakian seperti Pos Pundak Kawah, Pos Persimpangan Pondok Salada-Hoberhout, dan juga Pondok Salada. Jika ingin membeli, di pos-pos tersebut juga menyediakan air mineral.
terima kasih...
semoga membantu
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung ke blog kami, silahkan berkomentar dengan santun, saran dan kritik membangun kami terima sebagai salah satu impovement kami